atmojo

Cara menguras radiator

Cara menguras radiator


Sistem pendingin cairan merupakan sistem pendingin mesin yang terbaik saat ini dibandingkan dengan sistem pendingin jenis lainnya. Dengan kinerja yang sangat baik dari sistem pendingin ini juga ada poin penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kinerja sistem pendingin tetap optimal.

Salah satu poin tersebut yakni dengan merawat sistem pendingin itu sendiri. Rata-rata orang merawat sistem pendingin pada satu komponen vital yakni radiator, merawat radiator merupakan salah satu hal yang sangat perlu diperhatikan, hal tersebut dikarenakan komponen tersebut merupakan komponen utama atau vital dalam sistem pendingin cairan.

Baca juga pengertian radiator dan fungsi komponen-komponennya.

Sedikit mengulas kembali bahwa radiator sendiri merupakan komponen yang berfungsi untuk menampung dan mendinginkan water coolant panas dari mesin menjadi water coolant dengan temperatur yang lebih dingin untuk di alirkan ke dalam mesin guna menjaga temperatur mesin.

Maka dari itu perawatan terhadap radiator perlu dan sangat perlu diperhatikan, beberapa perawatan pada radiator bisa anda lakukan dengan cara berikut, dan berikut adalah cara merawat radiator.

  • Perhatikan volume water coolant untuk selalu cukup jangan sampai kurang.
  • Menggunakan water coolant dengan kualitas yang bagus.
  • Hindari pemakaian air keran untuk mengisi radiator.
  • Rutin bersihkan radiator dengan cara menguras.
Water coolant yang bolak balik mengalir di dalam radiator juga bisa mengalami penurunan kualitas, dan jika kualitas water coolant sudah buruk tentu dapat memberikan masalah pada radiator itu sendiri seperti karat sehingga bisa sebabkan kebocoran pada radiator, maka dari itu anda harus rutin bersihkan radiator dengan cara menguras. Dan berikut ini adalah cara menguras radiator.

Cara menguras radiator

  • langkah pertama yang harus anda lakukan yakni dengan membuka "drain cock" atau baut penguras water coolant yang berada pada bagian lower tank radiator. Jika kondisi mesin masih panas, disarankan untuk menunggunya dingin terlebih dahulu kemudian kalau sudah dingin baru untuk membuka drain cock.
  • Setelah tutup buangan atau drain cock terbuka, tunggulah beberapa menit sampai water coolant di dalam radiator sudah terkuras keluar semuanya.
  • Jika water coolant di dalam radiator sudah terkuras keluar semuanya, langkah selanjutnya yakni pasang kembali tutup buangan atau drain cock yang telah dibuka sebelumnya pada saat menguras. Anda bisa menambahkan "sealtape" pada baut buangan atau drain cock agar meningkatkan kerapatan agar water coolant tidak bocor melalui celah antara lubang dan baut buangan.
  • Jika baut buangan water coolant sudah terpasang dengan baik dan benar langkah selanjutnya yaitu buka tutup radiator atau "radiator cap" yang terletak pada bagian upper tank radiator.
  • Ketika tutup radiator sudah terbuka langkah berikutnya yaitu isi radiator dengan water coolant yang memiliki kualitas baik melalui lubang tersebut upper tank yang telah anda lepas tutup radiatornya sampai terisi penuh.
  • Langkah berikutnya yakni periksa bagian reservoir tank radiator, pastikan volume water coolant yang ditampung dalam reservoir berada diantara lower dan upper.
Anda dapat melakukan perawatan radiator yang satu ini pada mobil atau kendaraan anda yang lainnya setiap kali penggunaan 40.000 km, atau bisa juga ketika stiap kali water coolant radiator anda sudah terlihat kotor.

Catatan: "Gunakan selalu water coolant dengan kualitas yang bagus dan jangan pernah membuka tutup radiator atau radiator cap pada saat kondisi mesin panas"

Belum ada Komentar untuk "Cara menguras radiator"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

iklan tengah artikel

Iklan Tengah Artikel 2

iklan bawah artikel