atmojo

Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus

Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Ketika mengendarai kendaraan bermotor bensin merasakan hal yang aneh seperti mesin hendak mati, bahan bakar menjadi lebih boros atau mogok mungkin disebabkan oleh beberapa faktor yakni, bahan bakar yang mulai habis atau aliran bahan bakar ke mesin yang tidak lancar dan mungkin juga karena kinerja busi yang sudah tidak lagi optimal.

Masalah bensin yang mulai kosong atau habis kita tinggal mengecek saja pada tangki bahan bakar atau melalui indikator bahan bakar pada tangki bensin, dan jika pada bahan bakar tidak terjadi masalah, berarti mungkin saja busi pada mesin yang mengalami masalah, namun bagaimana cara mengecek busi dan bagaimana ciri busi yang sudah tidak lagi optimal?

Busi

Busi (Spark plugs) merupakan salah satu komponen penting dalam mesin bensin pembakaran dalam. Komponen ini diciptakan untuk mengalirkan arus listrik dari sistem pengapian seperti Coil dan CDI menuju ke ruang pembakaran.

Berperan sebagai komponen yang berfungsi untuk membakar campuran bahan bakar dan udara yang di kompresi di dalam ruang bakar. Pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar disebabkan karena adanya percikan listrik dengan voltase besar yang di keluarkan oleh busi.

Loncatan listrik tegangan tinggi atau percikan listrik pada busi memang memiliki nilai tegangan yang sangat besar, hal ini dimaksudkan agar mampu membakar campuran bahan bakar dan udara dengan sempurna, jika busi mengalami masalah tentu pembakaran yang terjadi akan tidak sempurna dan bisa menyebabkan berbagai masalah pada mesin kendaraan.

Baca juga pengertian dan cara kerja busi.

Ciri warna dan kondisi busi yang bagus

Aliran listrik tegangan tinggi yang dihasilkan dari induksi kumparan sekunder coil pengapian di salurkan ke busi untuk di konversi menjadi bunga api atau loncatan listrik tegangan tinggi. Busi dengan kinerja bagus dengan busi yang memiliki kinerja kurang bagus memiliki ciri-ciri fisik dan warna yang sangat berbeda.

Secara umum, warna cokelat muda atau abu-abu memberitahukan bahwa busi beroperasi pada suhu optimal dan mesin dalam kondisi baik. Warna gelap seperti endapan basah atau kering hitam yang tebal dapat mengindikasikan kondisi campuran yang terlalu kaya, busi terlalu dingin atau rentang panas, kebocoran vakum, kompresi mesin yang lemah dan celah busi yang terlalu besar.
  •  Normal
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Kondisi busi yang normal dapat menunjukan ciri pada ujung busi menyala berwarna cokelat atau abu-abu muda. Dengan kondisi seperti ini mengindikasikan bahwa pembakaran dalam ruang bakar mesin terjadi dengan baik.
  • Busi kotor basah, dan kering
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Kondisi busi seperti ini merupakan kondisi busi yang tidak normal dan diakibatkan oleh beberapa faktor seperti, campuran bahan bakar atau bensin yang terlalu kaya, udara yang kotor atau bisa juga karena resistansi isolasi antara elektroda tengah dan cangkang pada busi turun dari 10 ohm menjadi 0 ohm sehingga akan terdapat karbon pada ujung busi baik itu karbon basah atau karbon kering.
  • Terlalu panas
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Ketika busi terlalu panas endapan yang menumpuk di ujung isolator akan meleleh dan memberikan tampilan yang mengkilap pada ujung isolator tersebut. Hal ini bisa jadi dikarenakan oleh salah memilih spesifikasi busi yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin.

  • Deposits
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Kondisi busi yang seperti ini disebabkan karena akumulasi endapan pada ujung pembakaran yang dipengaruhi oleh kebocoran oli dari cincin torak atau seal katup dll, kualitas bahan bakar yang kurang baik dan lama penggunaan.
  • Lead Fouling
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Kondisi lead fouling ialah kondisi busi atau isolator busi yang dipenuhi dengan endapan timah dari bahan bakar yang digunakan, endapan ini akan mengakibatkan warna cokelat kekuningan pada hidung isolator. Senyawa timah atau timbal ini bergabung atau tercampur pada ruang bakar yang terbentuk pada temperatur 370-470 derajat celcius.
  • Kerusakan
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Kondisi busi yang seperti ini biasanya disebabkan oleh ekspansi termal dan goncangan termal, dimana hal tersebut diakibatkan karena pemanasan atau pendinginan yang mendadak pada busi.
  • Abnormal Erosion
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Kondisi elektroda yang mengalami erosi ini disebabkan oleh efek korosi, oksidasi atau akibat dari reaksi timbal dari bahan bakar yang menghasilkan celah busi semakin membesar dari semula atau standar.
  • Melting atau mencair
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Kondisi busi yang seperti ini disebabkan karena nikel pada busi mengalami over heating. Sebagian besar permukaan elektroda sedikit berkilau dan tidak rata. Dan kelebihan panas yang diterima nikel busi ini mencapai suhu 1100-1300 derajat celcius, sehingga nikel bisa meleleh.
  • Erosi, Korosi dan oksidasi
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Bahan elektroda telah teroksidasi, dan ketika mengalami oksidasi yang berlebihan akan mengakibatkan busi seperti pada gambar, berwarna hijau di permukaan dan memiliki tekstur yang kasar.
  • Erosi timbal
Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus


Kondisi busi yang terakhir ini disebabkan karena kualitas bahan bakar atau bensin yang kurang baik, dimana mengandung timbal yang bereaksi secara kimia dengan bahan material elektroda busi yang memiliki kandungan nikel. Erosi timbal menyebabkan permukaan elektroda menjadi lebih tipis dan pada ujung elektroda tampak terkelupas.

Belum ada Komentar untuk "Ciri ciri warna dan kondisi busi yang bagus"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

iklan tengah artikel

Iklan Tengah Artikel 2

iklan bawah artikel