atmojo

Perbedaan antara memori SSD, HDD dan SSHD pada komputer dan cara kerjanya.

Perbedaan antara memori SSD, HDD dan SSHD pada komputer dan cara kerjanya.


Bagi sebagian besar orang yang memiliki mobilitas tinggi dengan komputer tentu tidak asing lagi dengan yang namanya memori internal. Memori sendiri merupakan komponen yang memiliki fungsi untuk menyimpan suatu data dengan berbagai macam ukuran. Pada dasarnya memori yang dipakai pada komputer terbagi menjadi dua jenis yakni HDD dan SSD.

Dan pada kesempatan kali ini, saya akan membahas secara ringkas tentang pengertian kedua jenis memori tersebut dan beserta dengan kekurangan serta kelebihan dari masing-masing memori tersebut. Dan berikut adalah Perbedaan antara memori SSD, HDD dan SSHD pada komputer dan cara kerjanya.

1. HDD

Perbedaan antara memori SSD, HDD dan SSHD pada komputer dan cara kerjanya.


Jenis memori yang pertama pada komputer ialah HDD atau Hard Disk, HDD adalah sebuah perangkat keras pada komputer yang digunakan untuk menyimpan data pada sebuah komputer atau laptop. Jika Anda mengoperasikan sebuah komputer cobalah klik pada menu explore pada komputer Anda, lalu Anda akan melihat kata "Drive C, D atau E" yang mengartikan pada menu tersebut ialah menu partisi utama untuk hard drive komputer. Cara kerja HDD masih menggunakan komponen mekanik seperti piringan yang berputar, lengan dan motor untuk mengolah data.

Proses kerja atau cara kerja yang dilakukan oleh harddisk atau HDD yaitu diawali dengan proses yang masih bersifat mekanik, di mana piringan diputar oleh motor dengan putaran yang bervariasi antara 5200 RPM sampai 7200 RPM, lalu ujung lengan yang terhubung dengan komponen elektronik akan menempel pada piringan yang berputar untuk melakukan olah data. Tingkat kecepatan baca dari HDD adalah 50-120Mbp/s dengan waktu boot 39-40 detik.

Jenis-jenis HDD

Hard disk atau HDD sendiri terbagi menjadi 3 tipe yakni PATA, SATA dan SCSI, ketiga tipe tersebut adalah tipe atau jenis HDD yang biasa digunakan pada komputer atau laptop. Dan berikut adalah pengertian dari ketiga tipe HDD tersebut.
  • PATA (Paralel Advanced Technology Attachment)
Tipe HDD yang pertama ialah PATA, adalah harddisk yang pertama diperkenalkan oleh Western Digital dan merupakan tipe harddisk yang paling sering digunakan pada komputer jaman dulu atau dikenal dengan sebutan (IDE) dan jenis ultra ATA (EDIE) yang mampu transfer data dua kali lebih cepat dari yang seri IDE. Konstruksi dari jenis harddisk ini ialah dihubungkan dengan menggunakan kabel pita yang tebal dengan jumlah kawat 40-80 (semakin banyak jumlah kawat penghubung akan memberikan kinerja lebih cepat) yang terhubung ke 40 pin konektor sebagai media transfer data.
  • Serial ATA atau SATA
Tipe harddisk berikutnya yakni tipe yang masih sering digunakan pada perangkat komputer sekarang yaitu jenis SATA. Jenis harddisk yang satu ini dibilang lebih modern dan paling banyak digunakan pada komputer dari pada jenis PATA dan yang menjadikan jenis HDD ini lebih dominan yaitu karena jenis HDD ini menggunakan kabel penghubung atau kabel interface yang lebih tipis, sehingga akan lebih mudah bagi pengguna untuk membongkar atau memasangnya.

HDD jenis SATA ini dijual dengan harga yang lebih mahal dari pada jenis yang lama atau jenis PATA, sebab jenis SATA ini memiliki kecepatan transfer data mencapai 120 Mbps dan memiliki hanya 15 pin konektor, oleh sebab itu jenis HDD SATA ini lebih banyak digunakan pada komputer atau laptop zaman sekarang dari pada jenis yang PATA.
  • SCSI (Small Computer System Interface)
Dan jenis HDD yang terakhir yakni SCSI atau Small Computer System Interface, jenis HDD yang satu ini mirip dengan IDE dan SATA harddisk namun memiliki kecepatan transfer data yang lebih cepat dibandingkan dengan kedua jenis HDD pendahulunya. Kenapa demikian? sebab tipe yang satu ini memiliki kabel data konektor 50-68 pin dan pada umumnya tipe HDD yang satu ini hanya digunakan pada komputer server.

Kekurangan HDD.

  • Masih menggunakan kinerja mekanik atau komponen yang bergerak.
  • Kecepatan kinerja yang tergolong lambat.

Keunggulan HDD.

  • Harga yang relatif murah.
  • Kapasitas penyimpanan yang besar.
  • Cocok untuk tugas yang tidak terlalu berat.
  • Lebih cocok sebagai drive sekunder dan perangkat cadangan.

2. SSD (Solid State Drives)

Perbedaan antara memori SSD, HDD dan SSHD pada komputer dan cara kerjanya.

Memori SSD atau Solid State Drives adalah jenis memori yang paling terbaru pada komputer dan sudah semakin diminati di pasaran. Cara kerja memori SSD yakni menggunakan semikonduktor untuk melakukan fungsi penyimpanan data dan bekerja atau memiliki kinerja yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan memori jenis HDD serta memiliki resiko kerusakan yang kecil.

Yang mendukung kenapa tipe SSD lebih unggul dibandingkan dengan yang HDD ialah tipe SSD memiliki cara kerja yang berbeda dengan HDD. Jenis SSD sama sekali tidak menggunakan gerak mekanik suatu komponen, melainkan menggunakan cara kerja semikonduktor untuk melakukan tugasnya, maka dari itu SSD terkenal memiliki kinerja yang lebih cepat dan awet. Tingkat kecepatan baca 200-550Mb/s dengan waktu boot 0-13 detik.

Secara umum proses kerja yang dilakukan memori SSD berbeda dengan memori HDD atau harddisk, yakni dalam mengolah atau memproses data yang dilakukan memori SSD secara elektrik, sama halnya seperti kinerja flashdisk atau memori RAM. Pada memori SSD hanya terdapat komponen elektronik seperti Intergrated Circuit (IC), Micro Chip, Capacitor dan komponen elektronik lainnya.

Kekurangan SSD.

  • Harga yang lebih mahal dibandingkan jenis penyimpanan HDD.
  • Kapasitas penyimpanan yang relatif kecil.

Keunggulan SSD.

  • Tidak memiliki komponen bergerak dalam cara kerja.
  • Memiliki kinerja booting yang lebih cepat dan baik.
  • Baik untuk Drive Boot, Drive Cache dan server database.

3. SSHD (Solid State Hybrid Drive)


Perbedaan antara memori SSD, HDD dan SSHD pada komputer dan cara kerjanya.



SSHD (Solid State Hybrid Drive) adalah sebuah terobosan terbaru pada penyimpanan internal komputer, di mana model atau jenis SSHD ini merupakan piranti penyimpanan internal komputer yang mengadopsi cara kerja dari dua jenis penyimpanan internal sekaligus yakni HDD (Hard Disk Drive) dan SSD (Solid State Drive).

Cara kerja SSHD (Solid State Hybrid Drive) adalah penggabungan cara kerja dari kedua jenis penyimpanan yaitu HDD dan SSD yang pada dasarnya memiliki basis piringan (HDD) untuk penyimpanan dan juga menyertakan memory flash (SSD) untuk transfer data agar lebih efisien. Di mana jenis HDD yang memiliki karakteristik penyimpanan yang besar dipadukan dengan jenis SSD yang memiliki karakteristik kecepatan membaca atau mengolah data dengan cepat, maka tak heran di era yang modern seperti ini, model SSHD ini lebih banyak diminati oleh pengguna PC game atau mereka yang memiliki tugas-tugas komputer yang berat.

Jenis penyimpanan SSHD berhasil mengatasi masalah para pengguna komputer yang merasa keberatan akan kecepatan olah data dan kapasitas penyimpanan yang tidak bisa mereka dapatkan sebelumnya. Sebab pada zaman sekarang rata-rata pengguna komputer membutuhkan perangkat memori komputer yang memiliki kecepatan olah data yang cepat serta dengan kapasitas penyimpanan yang besar untuk menunjang kebutuhannya saat di depan komputer.

Kekurangan SSHD.

  • Harga perangkat yang relatif mahal dibandingkan jenis penyimpanan lainnya.

Keunggulan SSHD.

  • Memiliki kinerja booting yang jauh lebih cepat dan baik.
  • Memiliki kapasitas penyimpanan yang besar layaknya jenis penyimpanan HDD.
  • Cocok untuk tugas yang berat seperti (edit foto, video, audio, grafis, game dan lain sebagainya)
  • Baik untuk Drive Boot, Drive Cache dan server database.
Demikian informasi dari saya mengenai perbedaan antara memori SSD, HDD dan SSHD pada komputer dan cara kerjanya. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan antara memori SSD, HDD dan SSHD pada komputer dan cara kerjanya."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

iklan tengah artikel

Iklan Tengah Artikel 2

iklan bawah artikel